Data Dalam Penelitian Kuantitatif

Halo Sob! Pada artikel ini akan dibahas tentang Data Dalam Penelitian Kuantitatif. Menurut (Sujarweni, 2018) data dalam penelitian merupakan sekumpulan informasi yang diperoleh dari lapangan dan digunakan untuk bahan penelitian. Tipe data ada 2 (dua):

Data Kualitatif/Primer

Pada Data Dalam Penelitian Kuantitatif, data kualitatif secara sederhana dapat disebut data hasil kategori (pemberian kode) untuk isi data yang berupa kata atau dapat didefinisikan sebagai data bukan angka tetapi diangkakan contoh jenis kelamin, status dan lain sebagainya. Data kualitatif mempunyai ciri tidak dapat dilalukan operasi matematika, seperti penambahan, pengurangan, perkalianm dan pembagian. Data kualitatif diambil dari penyebaran koesioner pada responden sehingga harus dilakukan pengujian reliabilitas dan validitas. Data kualitatif dapat dibagi menjadi 2 (dua):

Data Nominal

Data bertipe nominal adalah data yang paling rendah dalam level pengukuran data. Data dalam bentuk kategori tetapi tidak ada tingkatannya. Contoh jenis kelamin ada 2 (dua) yaitu Wanita dan pria maka dikategorikan dalam bentuk angka misalnya adalah 1 (satu) adalah Wanita dan 2 adalah Pria.

Data Ordinal

Data ordinal adalah juga data kualitatif namun dengan level yang lebih tinggi daripada data nominal. Jika dalam data nominal semua data kategori dianggap setara, maka pada data ordinal ada tingkatannya. Contoh tanggapann dari responden jika 1 (satu) adalah sangat tidak setuju, 2 (dua) adalah tidak setuju, 3 (tiga) adalah netral, 4 (empat) adalah setuju, dan 5 (lima) adalah sangat setuju.

Data Kuantitatif/Sekunder

Data berupa angka dalam arti sebenrnya, jadi berbagai operasi matematika dapat dilakukan pada data kuantitatif. Data kuantitatif dapat dibagi menjadi 2 (dua):

Data Interval

Pada Data Dalam Penelitian Kuantitatif, data interval menempati level pengukuran data yang lebih tinggi dari data ordinal karena selain dapat bertingkat urutannya, juga urutan tersebut dapat dikuantitatifkan. Contoh index prestasi seorang mahasiswa. Dalam data interval tidak mengenal nilai nol yang absolud.

Data Rasio

Data rasio adalah data dengan tingkat pengukuran paling tinggi di antara jenis data lainnya. Data rasio adalah yang bersifat angka dalam arti sesungguhnya (bukan kategori) dan dapat dioperasikan dalam matematika. Perbedaan dengan data interval adalah bahwa data rasio mempunyai titik nol dalam arti yang sesungguhnya. Contoh penjualan baju di toko pakaian sandang sejumlah penjualan baju di toko pakaian sandang berjumlah 1000 potong terjual. Atau jika penjualan adalah 0, berarti memang tidak ada satupun baju yang terjual

Demikian tadi penjelasan tentang Data Dalam Penelitian Kuantitatif, semoga bermanfaat ya sob 🙂

Baca juga: Jenis-Jenis Penelitian

One thought on “Data Dalam Penelitian Kuantitatif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *