Jaringan Manajemen Rantai Pasokan

Jaringan Manajemen Rantai Pasokan
Image by tirachardz on Freepik

Halo Sob kali ini kita akan membahas tentang Jaringan Manajemen Rantai Pasokan.

Supply Chain atau Rantai pasok adalah adalah serangkaian proses bisnis yang menghubungkan beberapa aktor untuk peningkatan nilai tambah bahan baku/produk dan mendistribusikannya kepada konsumen. Perlu dilihat bahwa tujuan utama rantai pasok adalah dalam hal peningkatan nilai tambah.

Perancangan jaringan rantai pasok juga merupakan satu kegiatan penting yang harus dilakukan pada supply chain management. Implementasi rantai pasok hanya bisa berlangsung secara efektif apabila supply chain memiliki jaringan dengan konfigurasi yang sesuai. Artinya, struktur atau konfigurasi jaringan bisa menentukan apakah suatu supply chain akan bisa menjadi responsif atau efisien.

Memilih atau menentukan jaringan rantai pasok banyak pertimbangan yang perlu diperhitungkan dalam memilih atau menentukan jaringan supply chain. Pertimbangan strategi supply chain dan pertimbangan lingkungan bisnis sama-sama penting dalam mengambil keputusan tersebut. Dari sisi strategi supply chain, keputusan tentang konfigurasi sangat menentukan efektif tidaknya strategi yang ditetapkan.

Sebagai contoh kalau Supply chain ingin responsif maka konfigurasi jaringannya harus ditunjang oleh fasilitas produksi dan gudang yang lebih banyak dan tersebar di berbagai lokasi pemasaran. Sebaliknya, suatu supply chain akan efisien apabila jaringan yang ada relatif tersentralisasi dengan fasilitas yang lebih sedikit Pada dasarnya jaringan supply chain merupakan hasil dari beberapa keputusan strategis.

  1. Keputusan tentang lokasi fasilitas produksi dan gudang dan keputusan tentang pembelian.
  2. Keputusan outsourcing, yakni akan mengerjakan sendiri suatu kegiatan tertentu atau mensubkontrakkan ke pihak lain.
  3. keputusan tentang aliran produk atau barang pada fasilitas-fasilitas fisik tersebut. Masing-masing keputusan tersebut tentunya didasari oleh banyak pertimbangan seperti kondisi ekonomi, sosial, keamanan, politik, budaya, dan lingkungan.

Persyaratan penerapan suatu konsep yang melibatkan banyak pihak sebagai mata rantai, Supply Chain Management menuntut beberapa persyaratan yang tidak hanya terkait dengan material, tetapi juga informasi. Syarat utama dari penerapan Supply Chain Management tentunya dukungan manajemen. Manajemen semua level dari strategis sampai operasional harus memberikan dukungan mulai dari proses perencanaan, pengorganisasian, koordinasi, pelaksanaan, sampai pengendalian. Selain dukungan manajemen, syarat lain merupakan syarat yang melibatkan faktor eksternal yaitu pemasok dan distributor. Sebelum membangun komitmen dan melaksanakan ‘kontrak kerja’ dengan para pemasok, maka perusahaan terlebih dahulu harus melaksanakan evaluasi pemasok. Sebagai catatan, melaksanakan evaluasi pemasok untuk pemasok yang ‘bermain’ dalam pasar yang monopoli tentunya sulit dan tidak bisa dilaksanakan, sehingga yang perlu dilakukan untuk kondisi ini adalah membangun kemitraan dalam suatu kesepakatan.

Demikian tadi penjelasan tentang bagaimana merancang Jaringan Manajemen Rantai Pasokan, semoga bermanfaat ya sob! 🙂

Baca juga: Bentuk Format Business Plan

Baca juga Artikel di https://article.digimatch.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *