Jenis-Jenis Penelitian Kuantitatif

Halo sob! Berikut ini kita akan membahas tentang Jenis-Jenis Penelitian Kuantitatif. Menurut (Sujarweni, 2018) Peneliti wajib memilih jenis penilitian yang ingin digunakan untuk memecahkan masalah-masalah dalam penelitian. Tipe-tipe jenis penelitian kuantitatif berdasarkan pengolahan data tersebut adalah sebagai berikut:

Penelitian Deskriptif

Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai masing-masing variabel, baik satu variabel atau lebih sifatnya independen untuk mendapatkan gambaran tentang variabel-variabel tersebut. Untuk pengolahan data dengan menggunakan nilai mean, median, modus, standar deviasi, nilai munimun, nilai maksimum, frekuensi, percent. Variabel tersebut dapat menggambarkan secara sistematik dan akurat mengenai populasi atau mengenai bidang tertentu. Contoh penelitian: Studi deskriptif persepsi mahasisswa tentang perencanaan keuangan mahasiswa di Surabaya.

Penelitian Komparatif

Penelitian yang diarahkan untuk mengetahui apakah antara dua variabel ada perbedaan dalam suatu aspek yang diteliti. Dalam penelitian ini tidak ada manipulasi dari peneliti. Penelitian dilakukan secara alami, dengan mengumpulkan data dengan suatu instrument. Hasilnya dianalisis secara statistik untuk mencari perbedaan variabel yang diteliti. Penelitian yang bersifat membandingkan variabel yang satu dengan variabel yang lain atau dengan standar. Pengolahan datanya dengan menggunakan uji beda seperti paired sampel t-test, independent sample t-test, anova, wilcoxon, sign, mann whiteny, friedman. Contoh: Analisis perbedaan jumlah penjualan motor yang ada di desa dan di kota.

Penelitian Asosiasif

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih, dengan penelitian ini maka akan dapat dibangun suatu teori yang dapat berfungsi untuk menjelaskan, suatu gejala. Pengolahan datanya dengan menggunakan uji korelasi seperti spearman, pearson, kendall tau, kontigensi, crostab. Contoh: Pengaruh pemahaman wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak.

Penelitian Structural

Penelitian yang menggambarkan hubungan dan hipotesis bersifat structural. Hubungan structural ini adalah hubungan antara variabel dependent dan independen yang diantaranya ada variabel penyela/penengah (intervening)

Demikian tadi Jenis-Jenis Penelitian Kuantitatif berdasarkan pengolahan data. Semoga bermanfaat ya sob 🙂

Baca juga: Rumusan Masalah Dalam Penelitian

One thought on “Jenis-Jenis Penelitian Kuantitatif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *